Berdasarkan data administratif, DesaGajahBendo berbatasan dengan:
Sebelah Utara : Desa Beji
Sebelah Selatan : Desa Pagak
Sebelah Barat : Desa Pagar
Sebelah Timur : Desa Sidowayah
Desa Gajah Bendo mempunyai potensi menonjol di bidang pertanian, dengan komoditas utama tanaman pangan. Oleh karena itu mayoritas penduduk desa ini bermata pencaharian sebagai petani.
Rata-rata kepemilikan lahan petani kurang dari satu hektar sehingga pendapatan masyarakat cenderung rendah. Hal ini berpengaruh kepada daya beli masyarakat yang rendah pula.
Desa GajahBendo memiliki Empat dusun yang terdiri dari Dusun Gragal, Dusun karang aron Dusun Gajah Bendo.Dan Dusun Talangan
Lahan di Desa Gajahbendo dimanfaatkan oleh warga desa sebagai pemukiman, lahan sawah, kebun, kuburan, dan pekarangan. luas lahan sawah 70,771Ha, sedangkan untuk luas pemukiman adalah 45.925Ha.
Kondisi Geografis tinggi tanah dari permukaan air 9 ,banyak curah hujan 420 dan suhu rata-rata 30
Seluruh masyarakat Desa Gajahbendo beragama islam sekitar 1196 Orang ,beragama kristen 4 orang dan 3 Orang beragama HIndu dengan mayoritas suku Jawa. Kegiatan pengajian rutin diadakan setiap hari di bebrapa masjid sehingga masyarakat desa kental akan sifat religiusnya. Kebudayaan gotong royong masih terasa pada setiap kegiatan keamsyarakatan meskipun saat ini sudah terkikis oleh arus globalisasi.
Setelah ada program Bantuan Operasinal Sekolah (BOS) fasilitas di bidang pendidikan semakin baik.Hal ini terlihat dari perbaikan bangunan sekolah serta pengadaan buku pelajaran sebagai prasarana belajar mengajar.Namun, baiknya prasarana belajar mengajar tidak ditunjang oleh kualitas tenaga pengajar yang memadai sehingga output yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar nasional.
Kebudayaan masyarakat desa – terutama gotong royong – masih begitu terasa di setiap kegiatan masyarakat. Meskipun tak dapat dipungkiri, kehidupan desa saat ini sudah mulai terpengaruhi oleh arus globalisasi.
Sebelah Utara : Desa Beji
Sebelah Selatan : Desa Pagak
Sebelah Barat : Desa Pagar
Sebelah Timur : Desa Sidowayah
Desa Gajah Bendo mempunyai potensi menonjol di bidang pertanian, dengan komoditas utama tanaman pangan. Oleh karena itu mayoritas penduduk desa ini bermata pencaharian sebagai petani.
Rata-rata kepemilikan lahan petani kurang dari satu hektar sehingga pendapatan masyarakat cenderung rendah. Hal ini berpengaruh kepada daya beli masyarakat yang rendah pula.
Desa GajahBendo memiliki Empat dusun yang terdiri dari Dusun Gragal, Dusun karang aron Dusun Gajah Bendo.Dan Dusun Talangan
Lahan di Desa Gajahbendo dimanfaatkan oleh warga desa sebagai pemukiman, lahan sawah, kebun, kuburan, dan pekarangan. luas lahan sawah 70,771Ha, sedangkan untuk luas pemukiman adalah 45.925Ha.
Kondisi Geografis tinggi tanah dari permukaan air 9 ,banyak curah hujan 420 dan suhu rata-rata 30
Seluruh masyarakat Desa Gajahbendo beragama islam sekitar 1196 Orang ,beragama kristen 4 orang dan 3 Orang beragama HIndu dengan mayoritas suku Jawa. Kegiatan pengajian rutin diadakan setiap hari di bebrapa masjid sehingga masyarakat desa kental akan sifat religiusnya. Kebudayaan gotong royong masih terasa pada setiap kegiatan keamsyarakatan meskipun saat ini sudah terkikis oleh arus globalisasi.
Setelah ada program Bantuan Operasinal Sekolah (BOS) fasilitas di bidang pendidikan semakin baik.Hal ini terlihat dari perbaikan bangunan sekolah serta pengadaan buku pelajaran sebagai prasarana belajar mengajar.Namun, baiknya prasarana belajar mengajar tidak ditunjang oleh kualitas tenaga pengajar yang memadai sehingga output yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar nasional.
Kebudayaan masyarakat desa – terutama gotong royong – masih begitu terasa di setiap kegiatan masyarakat. Meskipun tak dapat dipungkiri, kehidupan desa saat ini sudah mulai terpengaruhi oleh arus globalisasi.